DPD LIRA Sampang Bersama Warga Laporkan Embung Yang Menyetop Ekonomi


SAMPANG – Tujuan pembangunan adalah menambah kenyamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Namun, tidak dengan bangunan yang satu ini, pembangunan embung di Dusun Carecet, Desa Tobai Tenga, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang diduga menghabiskan sandang pangan warga.

Akibat beberapa hektar lahan warga setempat hanyut jadi embung, hingga saat ini warga masih terus menuntut keadilan terhadap penegak hukum dan meminta pihak Dinas bertanggung jawab. Bahkan warga juga meminta bantuan terhadap LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Sampang untuk menampung dan membantu menyampaikan aspirasinya saat melakukan pelaporan ke Kejaksaan setempat.

Pasalnya, pembangunan penampung air hujan tersebut dilakukan pada tahun 2013 yang dinaungi oleh Dinas PU Pengairan sebelum berubah menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sampang, Selasa (22/05/2018).

Menurut salah satu pemilik lahan yang ludes ikut menjadi embung, Dasuki mengungkapkan kecewa terhadap pelaksana proyek maupun Dinas terkait. Sebab, menurutnya akibat bangunan tersebut beberapa hektar tanah miliknya hanyut jadi embung juga, padahal itu merupakan satu-satunya lahan untuk bercocok tanam.

"Dulu pada saat pelaksanaan ini tidak ada pamit-pamitnya pada warga setempat. Bahkan pekerjaan itu juga sempat bermasalah. Sekarang beberapa hektar lahan warga habis jadi waduk ini, siapa yang mau tanggung jawab," katanya saat di wawancarai awak media dengan nada kecewa.

Dalam satu waktu, Bupati LIRA Sampang, Sudar, SE., saat dikonfirmasi awak media mengungkapkan banyak harapan melalui pelaporan yang dikirimnya tersebut. Dirinya berharap pelaporan itu akan segera mendapat tindak lanjut dari pihak kejaksaan terhadap Dinas terkait. 

"Kami harap pihak Kejaksaan Negeri Sampang melalui pelaporan ini dapat bertindak secara profesional, mengingat warga telah lama kehilangan lahannya sekaligus sandang pangannya. Jika nantinya pelaporan ini tidak ada titik jelas dan tidak ada penanganan yang serius kami LIRA se Madura akan menggelar aksi turun jalan. Semoga saja segera tertangani oleh pihak Kejaksaan," jelasnya.

Sudar mengaku pernah melakukan audiensi terhadap Dinas. Namun, menurutnya pihak Dinas hanya berjanji akan menganggarkan kembali. Sementara Dinas terkait DPUPR Kabupaten Sampang belum ada yang bisa dikonfirmasi, dan berita ini perlu tanggapan dari pihak terkait. (Red)


0 komentar:

Posting Komentar